Liputan-NTT.Com - Kupang,- Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT Sukses selenggarakan Turnamen Rektor UPG Cup III tahun 2026 yang berjalan kurang lebih sepekan kini resmi ditutup oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena di GOR Flobamora Oepoi Kupang pada Rabu, 10 Juni 2026.
Kegiatan penutupan ditandai dengan penyerahan piagam serta medali emas, perak, dan perunggu kepada para juara dari setiap kategori yang diserahkan langsung oleh Ibunda Guru PGRI NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena.
Turnamen Rektor UPG Cup III yang mempertandingkan tinju dan futsal yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-9 Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT, sekaligus menjadi wadah penemuan dan pembinaan bakat atlet muda menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan diselenggarakan di NTT dan NTB.
Gubernur Nusa Tenggara Timur dalam upacara penutupan Turnamen Rektor UPG Cup III menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada UPG 1945 NTT, Pengprov Pertina NTT, Panitia, Wasit, Hakim, Pelatih, Para Atlet dan semua pihak yang telah bekerja keras dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia juga mengapresiasi Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) NTT Dr. Semuel Haning, SH.MH atas dedikasi dan konsisten untuk pembinaan atlet-atlet berprestasi dan mempersiapkan para atlet tinju terbaik menuju PON 2028. Selain itu juga mengapresiasi Dinas Pemuda dan Olahraga NTT serta legendaris tinju berprestasi yakni Wakil Gubernur NTT Dr. Jhony Asadoma adalah mantan petinju berprestasi di SEA Games serta Hermensen Ballo dan lainnya.
Gubernur tegaskan tinju bukan pelanggaran HAM, ia menepis pandangan yang menyebut olahraga tinju bertentangan dengan Hak Asasi Manusia. "Tinju memang baku pukul tapi punya aturan yang jelas. Di atas ring kita adalah lawan, namun begitu pertandingan selesai kita adalah kawan dan saudara, kita saling berpelukan dan mengangkat tangan sebagai tanda persaudaraan. Inilah hakikat olahraga, bukan sekadar adu kekuatan".
Ia juga berpesan kepada para atlet agar tetap bekerja keras dalam berlatih sebab tidak ada kemenangan tanpa kerja keras, tetap latihan, dan tetap tingkatkan kualitas diri serta tetap junjung tinggi sportifitas. “Mengingat PON 2028 semakin dekat, NTT dan NTB akan menjadi tuan rumah maka turnamen tinju malam ini menjadi modal dan persiapan para atlet menjadi juara di PON 2028".
Gubernur juga mengundang seluruh atlet untuk mengikuti Turnamen Tinju Piala Gubernur yang akan digelar pada September 2026 mendatang di Kabupaten Sabu Raijua.
Perlu diketahui Turnamen Rektor UPG CUP III diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten/kota se-NTT, Provinsi Papua Selatan, hingga 8 tim perwakilan negara tetangga Timor Leste. Secara rinci, cabang futsal diikuti 24 tim dari 10 perguruan tinggi se-Kota Kupang yang bertanding pada 2–8 Juni 2026. Sementara cabang tinju yang berlangsung 4–10 Juni 2026 mempertemukan 264 atlet, yang terdiri dari 46 putri dan 218 putra yang terbagi dalam kategori Junior, Youth, dan Elite dan untuk menjamin objektivitas Wasit dan hakim pertandingan didatangkan dari berbagai daerah di Indonesia bahkan dari Timor Leste.
Turut hadir Gubernur NTT Melki Laka Lena, Ibunda Guru PGRI NTT Astiningsih Laka Lena, Ketua Pertina NTT Dr. Semuel Haning dan jajaran, Rektor UPG 1945 Ully Jonathan Riwu Kaho, Dekan Fakultas Hukum Simson Lasi, SH., M.H., para dosen, panitia, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTT dan Sekretaris Dinas serta undangan lainnya. (*)


