Notification

×

Iklan

resellerwhm.com - Hosting Unlimited Murah

Iklan

resellerwhm.com - Hosting Unlimited Murah

Tag Terpopuler

Sinergi Lintas Sektor: Puskesmas Boking Gandeng TNI, Polri, dan Dinkes TTS Atasi Kasus Malaria di Dua Desa

Rabu | 14.10.26 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-13T23:10:57Z
banner 325x300

 


Liputan-NTT.Com - Kupang,-  Merespons lonjakan kasus malaria yang cukup mengkhawatirkan, Puskesmas Boking mengambil langkah cepat melalui strategi kolaborasi multisektoral. Tidak bergerak sendiri, fasilitas kesehatan ini merangkul jajaran TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) untuk mengintervensi langsung pemukiman warga melalui aksi penyemprotan massal dan edukasi lingkungan.


Langkah taktis ini diambil setelah tercatat sedikitnya 20 warga di wilayah Desa Baus dan Desa Meusin positif terserang penyakit menular akibat infeksi parasit Plasmodium tersebut. Guna memutus rantai penularan secara total, tim gabungan diterjunkan langsung untuk menyisir rumah-rumah warga.


Kepala Puskesmas Boking, Marsel Kase, menjelaskan bahwa kehadiran berbagai unsur wilayah sangat krusial dalam mempercepat penanganan di lapangan. 


"Penyemprotan Indoor Residual Spraying (IRS) di dinding dalam rumah warga ini merupakan tindak lanjut langsung atas meningkatnya kasus malaria. Kehadiran tim dinas kesehatan serta aparat keamanan membantu kami dalam memastikan seluruh area target dapat terjangkau dengan baik," ujar Marsel saat ditemui di seputaran wilayah Desa Baus.


Dalam aksi tanggap darurat ini, personel dari Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Boking, bersama anggota Pos Angkatan Laut Boking Babinpotmar (Serda Bahari Welem Bien), serta perwakilan Forkopimcam Tanjung Boking turun langsung mendampingi tim medis. 


Kehadiran aparat keamanan dan otoritas wilayah ini terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan partisipasi aktif masyarakat lokal untuk membuka rumah mereka saat proses penyemprotan residu.


Di tempat yang sama, Kepala Seksi P2P Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, Stepanus Rape Tupen, S.KM., menegaskan bahwa intervensi medis tidak akan maksimal tanpa adanya perubahan perilaku dari masyarakat. Pihaknya mengimbau warga, khususnya di area padat penduduk, untuk bahu-membahu menjaga kebersihan pekarangan.


"Mari kita bersama-sama mencegah penularan malaria ini. Kuncinya ada pada kebersihan lingkungan sekitar. Jangan biarkan ada genangan air yang bisa menjadi tempat perindukan nyamuk Anopheles. Kami juga sangat menyarankan masyarakat untuk selalu menggunakan kelambu dan anti-nyamuk di dalam rumah," imbau Stepanus.


Melalui kolaborasi terintegrasi antara sektor kesehatan, aparat penegak hukum, TNI AL, dan pemerintah kecamatan ini, diharapkan angka kasus malaria di Kecamatan Boking dapat segera ditekan secara signifikan sekaligus membentuk ketahanan kesehatan berbasis komunitas yang lebih mandiri di masa depan. (*)


×
Berita Terbaru Update