Liputan-NTT.Com - Kupang,- Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027. Acara yang mengusung tema "Bergerak, Berdampak, Berkelanjutan" ini berlangsung di Aula El Tari pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Pelaksanaan PKKMB tahun ini mencatatkan sejarah baru bagi UPG 1945 NTT. Ketua Panitia sekaligus Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Zummy A. Dami, S.Th., M.Pd., melaporkan bahwa jumlah peserta mencapai 1.031 orang. Angka ini merupakan jumlah mahasiswa baru tertinggi sepanjang berdirinya universitas.
Rektor UPG 1945 NTT, Uly J. Riwu Kaho, SP., M.Si., mengungkapkan rasa syukur atas lonjakan drastis ini, mengingat pada tahun-tahun sebelumnya jumlah pendaftar biasanya berada di angka 500 hingga 600 mahasiswa.
"Lonjakan ini menunjukkan bahwa UPG 1945 NTT semakin dipercaya oleh masyarakat sebagai pilihan utama yang mampu memberikan kualitas pendidikan yang berbeda dan unggul," ujar Uly J. Riwu Kaho dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan bahwa kampus ini dikenal sebagai gudang atlet berprestasi yang telah membawa nama NTT ke ajang nasional hingga dunia, seperti PON, SEA Games, dan ASEAN Games.
PKKMB ini dirancang sebagai titik tolak penguatan karakter, persiapan psikologis, sosial, dan akademik mahasiswa untuk beradaptasi di lingkungan perguruan tinggi.
Rektor berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sungguh-sungguh, menguasai teknologi, aktif berorganisasi, dan tidak takut untuk berprestasi.
Untuk membekali para mahasiswa baru, kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemateri eksternal dan internal yang kompeten, antara lain:
1. Kejaksaan Tinggi NTT (diwakili Kepala Seksi Penerangan Hukum, Agung Raka, SH., MH), membawakan materi "Membangun Generasi Berintegritas" untuk mencegah tindak pidana korupsi.
2. Ketua BPH PB PGRI NTT, Dr. Semuel Haning, SH., MH, mengulas tuntas mengenai sejarah perjalanan dan transformasi UPG 1945 NTT.
3. Rektor UPG 1945 NTT, memaparkan materi Sistem Pendidikan Tinggi.
4. Perguruan tinggi digital dan revolusi industri, Muatan lokal perguruan tinggi dan Pengembangan karakter mahasiswa. Masing-masing materi disampaikan oleh Wakil Rektor I, Warek II dan Warek III UPG 1945 NTT.
Dalam sesi pembekalan, Dr. Semuel Haning, SH., MH, mengulas tuntas tentang sejarah perjalanan UPG 1945 NTT hingga sekarang. Ia juga turut membakar semangat para peserta dengan menjamin kualitas mutu pendidikan di UPG 1945 NTT karena diampu oleh dosen-dosen yang berkualitas dan mumpuni.
Ia menekankan empat pilar utama yang wajib dimiliki oleh mahasiswa baru, yaitu: Skill (keterampilan), Mindset (pola pikir), Attitude (sikap), dan Karakter.
"Saya berharap seluruh mahasiswa baru menempuh pendidikan dengan serius dan wajib menyelesaikan studi tepat waktu dalam kurun waktu 4 tahun," tegas Dr. Semuel Haning.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran BPH PB PGRI NTT, Rektorat beserta jajaran, perwakilan Kejaksaan Tinggi NTT, jajaran dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh mahasiswa baru UPG 1945 NTT. (*)


