Notification

×

Iklan

resellerwhm.com - Hosting Unlimited Murah

Iklan

resellerwhm.com - Hosting Unlimited Murah

Tag Terpopuler

Disambut Ribuan Warga Kupang, Kunjungan Jokowi di Pantai Oesina Bawa Harapan Baru

Jumat | 31.7.26 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-31T14:06:10Z
banner 325x300

 


Liputan-NTT.Com - Kupang,- Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi komoditas kelautan yang sangat besar namun belum digarap maksimal. Menanggapi hal tersebut, Presiden ke-7 RI Joko Widodo menegaskan pentingnya pembenahan ekosistem budidaya rumput laut dari hulu ke hilir. Langkah ini mencakup penyediaan bibit unggul hingga kepastian serapan pasar guna meningkatkan kesejahteraan petani lokal.


Hal tersebut disampaikan Jokowi saat meninjau area seleksi varietas rumput laut di Pantai Oesina, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Jumat, 31 Juli 2026. 


Kedatangan Jokowi disambut oleh ribuan warga yang yang antusias menunggu di Pantai Oesina sejak pagi hari hingga sore. Selain itu juga hadir para relawan dari berbagai elemen termasuk relawan Rumah Juang 2. 


Dalam kunjungan tersebut, Jokowi menyoroti proses pengeringan rumput laut yang masih tradisional sehingga harus ditingkatkan agar kualitas produk lebih kompetitif. 


Selain itu ada dua tantangan besar yang selama ini menghambat kesejahteraan para petani yaitu Penyediaan Bibit Unggul untuk mengatasi kelangkaan varietas berkualitas tinggi di wilayah NTT. Serta Stabilitas Harga. Untuk menjawab tantangan itu pihaknya telah membentuk wadah atau yayasan khusus untuk mendampingi para petani dalam budidaya rumput laut agar memiliki kualitas yang baik dan harga yang baik sehingga dapat mensejahterakan para petani. 


Jokowi menegaskan bahwa peninjauan ini merupakan tahap awal dari program yang berkelanjutan. Beliau menjanjikan intervensi konkret berupa bantuan sarana dan prasarana yang akan mulai dikucurkan dalam beberapa bulan ke depan.


"Kegiatan ini merupakan tahap uji coba. Mulai bulan September, Oktober, November dan seterusnya, kita akan berikan bantuan untuk petani meningkatkan budidaya rumput laut". 


Melalui integrasi hulu ke hilir ini, komoditas rumput laut NTT diharapkan tidak hanya naik kelas secara kualitas, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru yang stabil bagi masyarakat. (*)


×
Berita Terbaru Update