Liputan-NTT.Com - TTS,- Proyek penanganan long segmen pada ruas jalan Kapan–Nenas di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menunjukkan progres yang sangat positif. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Rabu (04/11/2026), aktivitas konstruksi berjalan dengan aman, kondusif, dan diprediksi akan selesai lebih awal dari jadwal yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak.
Proyek infrastruktur ini merupakan paket pekerjaan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Bina Marga Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini didanai oleh DPPA-STAP SKPD Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.873.026.000, berdasarkan nomor kontrak 600.2.10.2/26/PUPR.BM 05.01/2026 yang ditandatangani pada 8 September 2026.
Sesuai dokumen, masa pelaksanaan resmi proyek ini adalah 100 hari kalender kerja, diikuti masa pemeliharaan selama 365 hari kalender. Pengawasan teknis di lapangan dilakukan secara ketat oleh konsultan supervisi CV Archi Teknik.
Di lokasi proyek, perwakilan kontraktor menjelaskan bahwa pelaksanaan fisik sempat mengalami penundaan sekitar satu bulan di awal. Hal ini dikarenakan sebagian segmen jalan masuk dalam wilayah kewenangan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi NTT, sehingga memerlukan konsultasi dan koordinasi teknis-lingkungan terlebih dahulu.
Setelah seluruh perizinan dan kesepakatan teknis rampung, konstruksi langsung dipacu secara maksimal. Meski baru berjalan sekitar satu minggu kalender kerja, proyek saat ini sudah memasuki tahap pengerjaan agregat dan pengerasan permukaan jalan.
Pihak kontraktor menargetkan seluruh pekerjaan fisik dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan ke depan. Meskipun berpotensi selesai lebih cepat dari jadwal resmi, pelaksana proyek menegaskan bahwa aspek kualitas sama sekali tidak dikorbankan.
Seluruh peralatan berat dan material konstruksi pendukung telah disiagakan penuh di lokasi agar setiap tahapan memenuhi spesifikasi teknis yang dipersyaratkan.
“Kami mempercepat tempo kerja, tetapi tetap mengikuti standar teknis yang ada. Alat-alat pendukung sudah siap di lokasi untuk menjaga mutu pengerasan jalan,” ujar perwakilan kontraktor.
Dengan percepatan ini, diharapkan ruas jalan Kapan–Nenas dapat segera dinikmati oleh masyarakat TTS guna memberikan akses transportasi yang lebih aman dan nyaman. Kehadiran jalan yang mantap ini diyakini akan mendongkrak mobilitas warga desa serta memperlancar distribusi hasil pertanian setempat.
Konsultan supervisi CV Archi Teknik menegaskan akan terus melakukan pemantauan rutin guna memastikan pengerjaan berjalan sesuai ketentuan kontrak. Jika selesai lebih awal, proyek akan langsung memasuki tahap pemeriksaan akhir sebelum memulai masa pemeliharaan selama satu tahun penuh. (*)


