Liputan-NTT.Com - Kupang,- Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Nusa Tenggara Timur bersama Pengurus Kota dan jajaran merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) PERTINA ke-67.
Acara perayaan ini berlangsung di halaman Rektorat Kampus Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Dalam momen tersebut, Ketua PERTINA NTT, Dr. Semuel Haning, SH., MH, memberikan penghargaan dan bonus secara langsung kepada 8 atlet berprestasi yang berhasil menyabet 5 medali emas dan 3 medali perak pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir 2026. Tak hanya atlet Ia juga memberikan bonus kepada para Pelatih dan Wasit Hakim.
Perlu diketahui bahwa Kejurnas tersebut memperebutkan Piala Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang telah berlangsung pada 19–25 Oktober 2026 lalu.
"PERTINA sudah berusia 67 tahun. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak AHY yang telah bersedia bersama-sama mengembangkan prestasi tinju amatir di Indonesia. Kehadiran beliau sangat luar biasa untuk menguatkan mental para atlet, dan tetap bersama PERTINA" ujar Dr. Semuel Haning.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Letjen (Purn) TNI AD Jeffry A. Rahawarin selaku Pembina PERTINA, yang merupakan salah satu pencetus lahirnya atlet-atlet tinju di Kabupaten TTU. Sebelum berangkat bertugas ke Jakarta Ia mengingatkan Dr. Semuel Haning yang kala itu menjabat Sekretaris PERTINA untuk menjaga warisan olahraga agar PERTINA di NTT tidak tenggelam, melainkan harus terus bangkit dan jaya.
Akhir dari sambutannya, Dr. Semuel Haning mengajak seluruh pengurus PERTINA di 22 Kabupaten/Kota se-NTT untuk tetap solid, bersatu padu, dan tidak bercerai-berai demi kejayaan tinju Indonesia.
“Apresiasi tertinggi saya sampaikan kepada PERTINA di 22 Kabupaten/Kota atas loyalitas yang tidak tergoyahkan. Bumi yang kita pijak dan air yang kita bagi saat bersama-sama letih adalah simbol bahwa kita senantiasa satu rasa. Tidak ada ruang untuk perselisihan, tidak ada alasan untuk perpecahan, karena di dalam tubuh kita mengalir semangat yang sama. Bicara Indonesia, bicara PERTINA. Terima kasih atas partisipasi dan semua dukungan. PERTINA tetap jaya!"
Berikut adalah daftar atlet berprestasi dan pelatih yang menerima penghargaan:
Peraih Medali Emas: Clivert A. Radja (51 Kg Elite Putra), Flanuari Yericho Daud (54 Kg Elite Putra), Aldi E. Tse (60 Kg Elite Putra), Dominika Asnat Bayo (66 Kg Elite Putri), Lomiana Nyanyi (54 Kg Elite Putri).
Peraih Medali Perak: Putri Rotu Ludji (50 Kg Elite Putri), Yohanis A. Waang (63 Kg Elite Putra), Yosua Tadu Kahale (75 Kg Elite Putra).
Tim Pelatih (Coach): Deni Hitarium, Atris Neolaka, dan Yanto Fallo.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PERTINA Kota Kupang yang juga menjabat sebagai Rektor UPG 1945 NTT memberikan apresiasi tambahan yang luar biasa di bidang akademik bagi para atlet yang menempuh studi di UPG 1945 NTT.
Lanjutnya bahwa salah satu atlet berprestasi Dominika Asnat Bayo (Peraih Medali Emas), mahasiswa Semester VII Fakultas Hukum, dibebaskan dari seluruh biaya kuliah melalui Program Jamkesmawa hingga resmi diwisuda.
Selain itu, ada juga Alumni UPG 1945 NTT Lomiana Nyanyi, S.Pd (Peraih Medali Emas) yang baru saja wisuda diberikan penghargaan khusus berupa pembiayaan penuh (beasiswa) untuk melanjutkan studi ke jenjang Magister (S2).
Melalui program "Gong Prestasi", pihak kampus menegaskan komitmennya untuk terus mendorong dan memberikan perhatian khusus bagi seluruh mahasiswa yang menorehkan prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik, sehingga mereka tidak perlu mencemaskan kendala biaya pendidikan.
"Dirgahayu PERTINA ke-67, terus berprestasi, terus berkualitas dan bermutu, dan jangan sekali-kali melupakan sejarah!". (*)


