Notification

×

Iklan

resellerwhm.com - Hosting Unlimited Murah

Iklan

resellerwhm.com - Hosting Unlimited Murah

Tag Terpopuler

Lengkapi Kursi Pengurus, Flori Rita Wuisan Resmi Dilantik Jadi Komisaris Independen Bank NTT

Senin | 26.10.26 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-26T05:25:51Z
banner 325x300

 


Liputan-NTT.Com - Kupang,- Komposisi kepengurusan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur resmi lengkap setelah Gubernur NTT melantik Flori Rita Wuisan sebagai Komisaris Independen periode 2026–2031.


Pelantikan berlangsung di Aula Lantai 4 Kantor Gubernur NTT pada Senin, 26 Oktober 2026.


Pelantikan Flori didasarkan pada Keputusan Gubernur NTT Nomor: 386/KEP/HK/2026. Penunjukan ini dilakukan setelah Flori dinyatakan lolos seleksi ketat (fit and proper test) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mengantongi persetujuan dari para pemegang saham bank pelat merah tersebut.


Gubernur NTT dalam pidatonya menegaskan bahwa lengkapnya formasi dewan komisaris dan direksi saat ini harus menjadi momentum bagi Bank NTT untuk keluar dari zona nyaman. Secara khusus, ia memberikan lima instruksi strategis yang wajib dijalankan oleh jajaran pengurus baru:


Hentikan Ketergantungan Kredit ASN, 

Gubernur meminta manajemen Bank NTT melakukan diversifikasi portofolio kredit secara agresif. Selama ini, porsi kredit BPD cenderung didominasi oleh sektor konsumtif Aparatur Sipil Negara (ASN). Pengurus baru dituntut memperluas pembiayaan ke sektor produktif, termasuk mengoptimalkan penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM demi memutar roda ekonomi akar rumput.


Wajib Sinergi Bulanan dengan Kepala Daerah.

Guna menyelaraskan peran perbankan dengan target ekonomi wilayah, pengurus Bank NTT diwajibkan melakukan koordinasi rutin setiap bulan dengan para kepala daerah (Bupati/Walikota) selaku pemegang saham.


Bersihkan Tata Kelola (Good Corporate Governance)

Bank NTT diminta menerapkan prinsip transparency, accountability, responsibility, independency, dan fairness secara konsisten. Penerapan tata kelola yang bersih dinilai harga mati untuk menjaga kepercayaan nasabah dan marwah bank daerah yang sehat.


Perketat Sistem Siber dan Tekan Potensi Fraud

Belajar dari kasus jebolnya sistem keamanan digital pada beberapa BPD di luar daerah.

Gubernur menginstruksikan Direktur Utama dan seluruh direksi untuk membentengi sistem keamanan digital (cyber security). Hal ini mendesak dilakukan guna memitigasi kejahatan siber serta mempersempit ruang terjadinya kecurangan internal (fraud).


Kolaborasi Multi-Sektor dan Digitalisasi Birokrasi

Manajemen diharapkan mampu mengintegrasikan sistem perbankan dengan program digitalisasi pemerintahan daerah yang tengah digenjot oleh Sekretaris Daerah NTT yang baru. Kolaborasi ini juga wajib melibatkan dukungan penuh dari BI, OJK, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), serta pengamat ekonomi.


"Kita berharap dengan komposisi yang sudah lengkap ini, perjalanan Bank NTT ke depan harus semakin hebat. Menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah, penggerak pelayanan publik, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah)," ujar Gubernur NTT menutup pidatonya.


Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, menegaskan bahwa kelengkapan struktur eksekutif dan pengawasan merupakan prioritas utama demi memastikan operasional bank berjalan solid.


"Kehadiran struktur dan personalia yang lengkap akan semakin memperkuat fondasi tata kelola kami. Operasional bank yang sehat dan solid tercermin dari terpenuhinya organ pengawasan ini," ujar Charlie Paulus di Kupang.


Secara khusus, manajemen menaruh optimisme tinggi atas bergabungnya Flori Rita Wuisan. Berbekal rekam jejak panjang di birokrasi pemerintahan daerah, termasuk pengalaman strategis sebagai Sekretaris Daerah (Sekda), kehadirannya dinilai akan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah selaku pemegang saham utama sekaligus mitra strategis Bank NTT.


"Hubungan harmonis dengan Pemerintah Daerah merupakan hal yang tidak terpisahkan dari ekosistem bisnis Bank NTT. Kehadiran tokoh birokrasi senior ini membawa optimisme baru bagi kelancaran komunikasi bisnis kami," tambah Charlie.


Acara pelantikan dihadiri secara oleh jajaran Bupati dan Wakil Bupati dan Wakil Walikota se-NTT, perwakilan OJK Kupang, Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTT, unsur Forkopimda, serta jajaran direksi Bank NTT. (*)





×
Berita Terbaru Update