Liputan-NTT.Com - Larantuka,- Umat Muslim di Kelurahan Postoh, Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunjukkan aksi solidaritas lintas agama dengan menyediakan layanan gratis bagi para peziarah Semana Santa, Jumat (3/4/2026).
Posko sederhana yang didirikan di pinggir Jalan Herman Fernandez itu menyediakan air minum, kopi, teh, makanan ringan, hingga layanan pengisian daya (cas) ponsel. Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi para peziarah yang mengikuti rangkaian prosesi Semana Santa di Larantuka.
Kegiatan ini telah berlangsung sejak Rabu (1/4/2026) dan terus melayani arus peziarah yang melintasi kawasan Kelurahan Postoh, salah satu jalur utama dalam prosesi keagamaan tahunan tersebut.
Perwakilan Remaja Masjid Kelurahan Postoh, Muhammad Syarifuddin, mengatakan bahwa inisiatif ini muncul dari kesadaran para pemuda untuk berkontribusi secara langsung dalam menjaga kenyamanan para peziarah.
“Kami menyiapkan kopi, teh, snack, layanan cas ponsel, dan tempat untuk beristirahat sejenak,” ujar Syarifuddin saat ditemui di lokasi, Jumat.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antarumat beragama di Kota Larantuka yang dikenal sebagai kota religi.
Menurut dia, semangat kebersamaan menjadi alasan utama para pemuda masjid terlibat aktif dalam membantu kelancaran kegiatan keagamaan umat Katolik tersebut.
“Kami ingin menunjukkan bahwa toleransi itu tidak hanya sekedar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” katanya.
Ketua Remaja Masjid Ash-Shamad Postoh juga menyampaikan bahwa aksi sosial ini diharapkan membawa pesan damai dan memperkuat harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
Ia menegaskan, keterlibatan pemuda masjid tidak hanya sebatas menyediakan konsumsi, tetapi juga membantu aparat gabungan dalam pengamanan di sejumlah titik, termasuk Kapela dan Gereja.
“Kami juga ikut membantu aparat di lapangan agar prosesi berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Sejumlah peziarah mengaku terbantu dengan keberadaan posko tersebut. Selain dapat melepas lelah, mereka juga merasa dihargai atas perhatian yang diberikan oleh warga setempat.
Aksi spontan ini juga diharapkan mampu menjaga situasi tetap kondusif, khususnya setelah adanya dinamika yang sempat terjadi di wilayah Kelurahan Postoh sebelumnya.
Dengan semangat gotong royong dan toleransi yang ditunjukkan, masyarakat Larantuka kembali memperlihatkan wajah kerukunan antar umat beragama yang menjadi ciri khas dalam perayaan Semana Santa setiap tahunnya. (*)


