Notification

×

Iklan

resellerwhm.com - Hosting Unlimited Murah

Iklan

resellerwhm.com - Hosting Unlimited Murah

Tag Terpopuler

Polemik Bupati Sikka dan Guru Telah Selesai, Ketua PGRI NTT Minta Semua Pihak Saling Menghargai dan Tidak Menyebarkan Berita Hoax

Senin | 19.1.26 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-19T14:36:56Z
banner 325x300


Liputan-NTT.Com - Kupang,- Polemik Plt Wakil Kepala Sekolah Avelinus Nong dan Bupati Sikka telah selesai secara damai, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Nusa Tenggara Timur Dr. Semuel Haning, SH.,MH.,C.Me.,C.Parb meminta pengurus PGRI baik di kabupaten/kota untuk tidak menyebarkan berita-berita hoax.

 

Hal itu disampaikan oleh Ketua PGRI NTT dalam Jumpa Pers di Amaris Hotel Kupang pada Senin, 19 Januari 2025.

 

Ketua PGRI NTT menjelaskan bahwa kasus yang melibatkan guru dan Bupati Sikka pada (15/1/2026) dimana dalam berita yang beredar bahwa dalam rapat bersama bupati, Avelinus Nong diketahui merokok lalu ditegur oleh Bupati Sikka, kemudian bupati dituduh melakukan kekerasan verbal terhadap Avelinus Nong padahal kenyataannya tidak seperti yang diberitakan, namun kasus tersebut telah berakhir dengan damai dan diselesaikan dengan kekeluargaan.

 

Kasus ini saya perlu sampaikan bahwa sudah dilakukan rembuk antara keluarga Avelinus Nong dan Bupati Sikka dan sudah berdamai dengan bapak Bupati. Hal ini luar biasa, saya anggap bapak bupati adalah seorang yang mempunyai sikap rendah hati yang mau menerima semua dengan damai dan aman”.

 

Dr. Semuel Haning dengan tegas meminta seluruh pengurus PGRI yang ada di ranting kabupaten dan kota serta provinsi agar tidak lagi memberitakan persoalan tersebut dan jangan ada berita-berita hoax yang dapat merusak hubungan baik antara Bupati Sikka dengan Avelinus Nong karena sudah selesai. “Saya berterimakasih kepada Plt. Wakil Kepala Sekolah Avelinus Nong dengan kerelaan mau menerima niat baik dari bapak Bupati Sikka”

 

Pada kesempatan tersebut Ketua PGRI NTT juga meminta para guru-guru agar dalam pertemuan-pertemuan dengan siapa saja apalagi dengan Bupati, Walikota dan Gubernur agar harus taat asas. Hilangkan ego hati untuk keinginan merokok dalam pertemuan karena terkesan tidak menghargai orang. Jangankan merokok main handphone saja tidak boleh karena sopan santun perlu dijaga. Kasus ini harus di jadikan pelajaran bukan saja untuk Avelinus Nong tapi pelajaran juga untuk semua para guru agar mengambil suatu sikap taat dan menghargai sesama apalagi dengan pemimpin daerah. (*)

 

 

 

 

 

×
Berita Terbaru Update